Test Awal Paket Modul 2 ( 18 Soal )
1.
Pernyataan
manakah yang paling tepat untuk Pembelajaran Berdeferensiasi ?
Group of answer
choices
·
Pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan tujuan menyesuaikan proses
pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.
·
Pembelajaran
berdiferensiasi dapat diimplementasikan setelah guru menyelesaikan semua
cakupan materi yang ada dalam standar kurikulum.
·
Pembelajaran
berdiferensiasi diimplementasikan untuk mengakomodasi kebutuhan murid-murid
yang tingkat pemahamannya “tinggi” dan “rendah”.
·
Pembelajaran
berdiferensiasi mengharuskan guru untuk menyesuaikan standar kurikulum dengan
tingkat kemampuan murid.
·
Pembelajaran
berdiferensiasi harus merupakan respon atas masalah yang muncul dalam
pembelajaran.
2.
Perhatikan
beberapa pernyataan aktivitas guru dalam kelas di bawah ini :
1. guru melakukan variasi modalitas belajar, visual, audiotorial dan kinestetik
secara bergantian
2. guru memberikan tugas yang lebih banyak untuk murid-murid yang memiliki
kemampuan “tinggi”.
3. guru melakukan analisis kebutuhan belajar siswa diawal pembelajaran
4. guru meminta siswa menunjukkan pemahaman dalam satu cara.
5. guru menyiapkan penugasan yang bervariasi
Berdasarkan pernyataan tersebut di atas, strategi pembelajaran berdiferensiasi
yang tepat dilakukan guru adalah ….
Group of answer
choices
·
1, 2 dan 3
·
1,3 dan 5
·
2, 3 dan 4
·
1, 3 dan 5
·
3, 4 dan 5
3.
Seorang
guru memiliki 25 orang murid. Salah satu tujuan pembelajaran yang akan dicapai
adalah : Murid mampu memahami tentang ciri-ciri makhluk hidup.
Dari beberapa pernyataan penugasan di bawah ini, manakah yang menunjukkan
pernyataan bahwa guru sedang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi produk ?
Group of answer
choices
·
meminta sebagian murid untuk membuat poster dan sebagian lainnya membuat
presentasi power point tentang ciri-ciri makhluk hidup untuk menjelaskan
pemahaman mereka.
·
Menyediakan
teks narasi tentang cici-ciri makhluk hidup yang berbeda-beda tingkat
kesulitannya, mengorganisasikan materi pembelajaran ciri-ciri makhluk hidup
secara berbeda-beda, menyiapkan penggalan materi tentang ciri-ciri makhluk
hidup secara lebih sederhana
·
memberi
kesempatan murid untuk membuat diagram venn untuk membedakan ciri-ciri makhluk
hidup dan tak hidup.
·
memberikan
tugas kepada siswanya untuk membuat gambar tentang ciri-ciri makhluk hidup,
atau membuat diagram alur ciri-ciri makhluk hidup, atau mencari artikel tentang
ciri-ciri makhluk hidup
·
meminta
murid untuk memilih apakah ia akan bekerja secara individual atau berkelompok
untuk menjawab beberapa kartu-kartu pertanyaan tantangan terkait materi
ciri-ciri makhluk hidup
4.
Guru yang
menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelasnya akan melakukan hal-hal
berikut ini :
Group of answer
choices
·
lebih sering memberikan arahan kepada kelompok-kelompok kecil.
·
lebih
sering menyiapkan tugas tambahan untuk murid yang di atas rata-rata
·
lebih
sering menggunakan strategi ceramah dalam kelompok kecil.
·
lebih
sering menggunakan strategi ceramah dalam kelompok besar.
·
lebih
sedikit menggunakan strategi kerja kelompok.
5.
Pembelajaran
Sosial dan Emosional bagi siswa merupakan pembelajaran secara kolaboratif oleh
seluruh komunitas sekolah yang memungkinkan siswa untuk memperoleh dan
menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif mengenai aspek sosial
dan emosional agar memiliki kompetensi berikut ini, kecuali ….
Group of answer
choices
·
Menetapkan dan mencapai tujuan belajarnya
·
Membuat
keputusan yang bertanggung jawab
·
Memahami,
menghayati, dan mengelola emosi
·
Merasakan
dan menunjukkan empati kepada orang lain
·
Membangun
dan mempertahankan hubungan yang positif
6.
Salah satu
cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran penuh (mindfulness)
adalah dengan ….
Group of answer
choices
·
menikmati
alunan musik sambil bekerja
·
menikmati alur cerita dalam bacaan dengan seksama
·
menikmati
pemandangan sambil membiarkan pikiran mengembara bebas
·
mengingat
kembali kesalahan di masa lalu
·
membagikan
keluh kesah kepada teman yang kita percayai
7.
Pada saat
pembelajaran pada mata pelajaran IPA di kelas VIII di SMP Negeri Ceria, Bu
Astuti sedang memimpin praktik pembedahan organ pencernaan hewan. Beliau aktif
berkeliling ke setiap kelompok siswa yang sibuk bekerja dan belajar membedah
tubuh hewan. Di satu kelompok yang sedang mempraktikkan pembedahan katak, ada
siswa yang bernama Susi terlihat tidak aktif dan menjauh dari meja praktik. Dia
tidak mau aktif dikarenakan merasa jijik dan geli. Bu Astuti mencoba mendekati
Susi lalu menenangkannya. Bu Astuti meminta Susi untuk menarik nafas yang
panjang dan berpikir positif tentang dirinya. Lalu Susi diminta untuk mencoba
membantu tim semampunya. Dalam kaitan dengan Pembelajaran Sosial Emosional, bu
Astuti telah membantu menumbuhkembangkan kompetensi … pada Susi.
Group of answer
choices
·
Pengambilan
keputusan yang bertanggung jawab
·
Manajemen diri
·
Keterampilan
berelasi
·
Kesadaran
diri
·
Kesadaran
sosial
8.
SMP
Bahagia memiliki rombongan belajar yang cukup besar dan memiliki siswa sebanyak
648 orang. Guru-guru di sekolah berasal dari daerah setempat yang tidak begitu
jauh jaraknya. Mereka saling bekerja sama untuk memfasilitasi siswa dan
berusaha untuk meningkatkan prestasi sekolah.
Setiap akhir tahun, SMP Bahagia mengadakan pentas seni dan perpisahan bagi
siswa kelas IX. Saat ini, panitia pentas seni sedang mengadakan persiapan di
aula sekolah. Di sudut ruangan aula terlihat dua orang guru yaitu Pak Adi dan
Pak Bandi yang sedang berdebat dan saling tidak mau mengalah. Mereka merasa
paling cocok untuk menghias dinding panggung.
Pak Suhardi mencoba menengahi keduanya dengan berdiskusi mencari jalan terbaik.
Akhirnya, Pak Bandi memilih untuk menghias taman di depan panggung.
Dalam kaitan dengan Pembelajaran Sosial Emosional, Pak Suhardi telah membantu
menguatkan kompetensi … pada Pak Bandi dan Pak Adi.
Group of answer
choices
·
Kesadaran
diri
·
Kesadaran
diri
·
Manajemen diri
·
Keterampilan
berelasi
·
Pengambilan
keputusan yang bertanggung jawab
9.
Ibu Wati
adalah seorang guru kelas 2 SMA. Deni adalah salah satu siswa di kelasnya yang
sering sekali tertidur pada saat ia mengajar. Ia lalu memutuskan untuk
berbicara dari hati ke hati dengan Deni. Dari pembicaraan tersebut, dia
mengetahui bahwa setiap malam Deni harus membantu Ibunya menyiapkan bahan-bahan
yang akan dimasak oleh Ibunya, untuk dijual esok pagi. Deni sendiri sebenarnya
sudah merasa tidak enak dan ingin berhenti saja dari sekolah untuk bisa fokus
membantu ibunya. Bu Wati pun berusaha untuk membimbing dan menyemangati Beni
agar tidak berhenti sekolah. Ia menunjukkan pada Deni bahwa sebenarnya ia
sangat baik dalam pelajaran seni dan olahraga, serta sangat terampil dalam
mengurus kegiatan-kegiatan OSIS.
Berdasarkan cerita di atas, tindakan yang dapat Bu Wati lakukan untuk membangun
daya lenting Deni, sesuai dengan perspektif pembelajaran sosial emosional
adalah ….
Group of answer
choices
·
Mengajukan
proposal bantuan kepada pihak sekolah bagi siswa yang tidak mampu. Menghimpun
dukungan moril dan psikologis dari orang tua murid lain untuk bantu Deni
·
Mengingatkan Deni akan sumber kekuatan dalam diri, dari sekitarnya
maupun yang diyakini dapat ia lakukan untuk bangkit dari kesulitan
·
Secara
berkala melakukan supervisi untuk kedisiplinan Deni selama di kelas hingga ia
memperoleh kesempatan beasiswa
·
Memberikan
pendampingan psikologis kepada Deni hingga ia memperoleh sumber dana yang
dibutuhkan
·
Berdiskusi
dengan Ibunya Deni, agar dapat memperoleh solusi untuk pendidikan Deni serta
keadaan ekonomi keluarganya
10.
Pak Rino
adalah guru pembina OSIS. Pada suatu hari ada kejadian yaitu bendahara OSIS
(Tantri) tidak sengaja menghilangkan uang kas OSIS sebesar Rp100.000,00. Pak
Bagas kemudian mengajak bicara baik-baik Tantri tentang hal ini. Ia
mengingatkan Tantri bahwa sebagai bendahara, ia bertanggung jawab untuk menjaga
uang kas OSIS sebaik-baiknya. Ia juga menanyakan Tantri, cara apa yang
sebaiknya dilakukan oleh Tantri untuk mengganti uang tersebut. Setelah
berdiskusi, akhirnya Tantri mengusulkan untuk mengganti uang yang hilang
tersebut dari uang jajannya dengan mencicil selama 1 bulan. Pak Rino menyetujui
usulan tersebut, dan mengingatkan Tantri bahwa usulan tersebut berarti akan
membuatnya mengurangi jatah jajannya setiap hari. Akhirnya Tantri berhasil
mengganti uang tersebut. Tindakan Pak Rino adalah contoh penerapan pembelajaran
sosial emosional yang tepat, karena ….
Group of answer
choices
·
Berinisiatif
untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan integritas, dan memberi
contoh dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
·
Proaktif
mengajak murid bertanggung jawab atas kesalahannya sendiri
·
Membimbing murid untuk mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan
yang bertanggung jawab
·
Bersedia
membicarakan permasalahan yang terjadi dengan kepala dingin dan diskusi terbuka
untuk memperoleh kesepakatan bersama
·
Bersedia
mendampingi serta membimbing murid menghadapi pihak yang merasa dirugikan
11.
Penguatan
untuk menguasai karakteristik peserta didik dari aspek sosial, kultural
emosional, serta menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, arif,
dan dewasa bagi guru termasuk kompetensi ….
Group of answer
choices
·
pedagogik
dan sosial
·
kepribadian
dan sosial
·
pedagogik, kepribadian, dan sosial
·
pedagogik
dan kepribadian
·
kepribadian,
sosial, dan profesional
12.
Pak Wahyu
adalah seorang guru di SMP harapan. Dia bercita-cita mengikuti pedidikan pasca
sarjana. Namun Pak Wahyu bingung memilih antara Universitas Negeri atau
Universitas Swasta. Pak Diman teman akrabnya menceritakan keunggulan dan
keuntungan melakukan program pendidikan pasca sarjana di Universitas Swasta,
dimana pada universitas swasta tersebut memiliki program spesialisasi manajemen
sangat baik, karena didukung pakar manajemen dari dalam dan luar negeri serta
jaringan universitas yang sangat beragam. Biayanya di univeritas swasta memang
lebih tinggi dibandingkan di universitas negeri. Pak Diman mengingatkan, jangan
jadikan uang menjadi kriteria terbesar memilih program master pendidikan.
Reputasi universitas, dukungan pegajar serta standar akademik universitas
menjadi hal penting yang erlu dipertimbangkan. Dengan pertimbangan yang matang
dan menyesuaikan dengan kemampuan dirinya, akhirnya P Wahyu merasa yakin dengan
keputusan yang akan diambil akan tepat dan memenuhi harapannya .
Proses percakapan yang dilakukan oleh Pak Wahyu dan Pak Diman adalah bentuk
dari penerapan ….
Group of answer
choices
·
Konseling
·
Konsultasi
·
Mentoring
·
Coaching
·
Supervisor
13.
Fajar
adalah seorang murid SMP yang sedang mengalami kesulitan belajar. Dia
menceritakan bahwa semakin hari pembelajaran semakin susah, semakin banyak dan
di rumah dia tidak bisa konsentrasi dan nyaman belajar. Orang tuanya di rumah
memiliki usaha kecil yang bergerak dibidang pembuatan kopi bubuk. Suara bising
yang dikeluarkan mesin penggiling kopi sangat mengganggu proses belajar Fajar
di rumah.
Diantara pertanyaan berikut yang merupakan pertanyaan coaching yang mampu
menggali potensi coachee adalah….
Group of answer
choices
·
Apa hal-hal yang bisa kamu lakukan supaya kamu bisa konsentrasi belajar?
·
Bagaimana
kamu menyikapi suasana bising yang ditimbulkan oleh suara mesin itu?
·
Apakah ada
tempat lain yang membuat kamu nyaman belajar?
·
Apakah
suara mesin penggiling kopi itu mengganggu belajarmu?
·
Mengapa
kamu tidak belajar di tempat lain saja yang membuat kamu nyaman?
14.
Seorang
coach dalam proses coaching akan berusaha untuk
1) tidak menghakimi, melebel, berasumsi, atau menganalisis pemikiran orang
lain;
2) bisa menerima pemikiran orang lain, tidak emosional;
3) menunjukkan keingintahuan yang besar.
Berikut ini yang merupakan paradigma berpikir coaching sesuai ciri-ciri di atas
adalah….
Group of answer
choices
·
Fokus pada
coach yang mengembangkan coachee
·
Memiliki
kesadaran diri yang kuat
·
Fokus pada
coachee/rekan yang akan dikembangkan
·
Bersikap terbuka dan ingin tahu
·
Mampu
melihat peluang baru dan masa depan
15.
Prinsip
coaching yang diwujudkan dengan membangun kesetaraan antara coach dan coachee,
tanpa ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah diantara keduanya adalah
….
Group of answer
choices
·
Mengembangkan
potensi
·
Interaksi
Positif
·
Proses
kreatif
·
Memaksimalkan
potensi
·
Kemitraan
16.
Salah satu
tahapan yang harus diperhatikan dalam melakukan percakapan coacing dengan model
alur “TIRTA” adalah “ Identifikasi”, dimana Coach melakukan penggalian dan
pemetaan situasi yang sedang dibicarakan, dan menghubungkan dengan fakta-fakta
yang ada pada saat sesi. Manakah pernyataan berikut ini, yang bukan merupakan
contoh pernyataan dalam tahap identifikasi, yaitu:
Group of answer
choices
·
Apa ukuran keberhasilan dalam melaksanakan rencana program Bapak/Ibu?
·
Dari skala
1 hingga 10, dimana posisi Bapak/Ibu sekarang dalam pencapaian tujuan Anda?
·
Apa modal
kekuatan yang Bapak/Ibu miliki dalam mencapai tujuan tersebut?
·
Kesempatan
apa yang Bapak/Ibu miliki sekarang?
·
Apa
hambatan atau gangguan yang dapat menghalangi Bapak/Ibu dalam meraih tujuan?
17.
Salah satu
keterampilan utama dalam coaching adalah keterampilan mendengarkan dengan aktif
atau sering kita sebut dengan menyimak. Ada beberapa hal yang biasanya
menghambat kita untuk menjadi pendengar aktif, salah satunya adalah “asumsi”
(sudah mempunyai anggapan tertentu tentang suatu situasi yang belum tentu
benar). Manakah dari pernyataan berikut ini yang dapat dilakukan Coach dalam
mengatasi permasalahan tersebut?
Group of answer
choices
·
“Kelihatanya
ibu sangat antusias sekali ketika membahas topik tersebut. Apakah betul seperti
itu Bu?”
·
“Barusan Ibu katakan kalau Ibu merasa buntu. Buntu yang seperti apa yang
Ibu maksud? Bisa diceritakan?”
·
“Sepertinya
Bapak lemes banget menyampaikan masalah tersebut. Saya melihatnya seperti itu.”
·
“Dari apa
yang barusan Bapak ceritakan, saya menangkap ada rasa putus asa dalam diri
bapak. Apakah betul seperti itu Pak?”
·
“Barusan
saya melihat ibu sepertanya yang sudah prustasi dan mau menyerah. Menurut hemat
saya tetep semangat ya Bu”.
18.
Berikut
adalah model percakapan coaching yang dapat dilakukan supervisor pada
percakapan pasca-observasi dalam pelaksanaan supervise akademik, agar guru
merasakan kepemilikan akan proses supervisi yang memberdayakan dirinya dan
berkelanjutan, yaitu: Kecuali….
Group of answer
choices
·
Percakapan idealnya berisikan tujuan percakapan, analisis hasil data
observasi, percakapan umpan balik, percakapan perencanaan area pengembangan,
dan rencana aksi pengembangan diri.
·
menuntun
guru dengan pertanyaan berbobot dan proses pemberian umpan balik berbasis
coaching, untuk menemukan area pengembangan dan perbaikan diri yang hendak
dilakukan,
·
Mengarahkan
guru untuk dapat melakukan peningkatan kinerja dengan bimbingan dan
langkah-langkah sesuai saran dan petunjuk supervisor
·
menggunakan
model percakapan untuk refleksi dan percakapan untuk kalibrasi dengan
menggunakan data yang telah diambil pada saat kunjungan kelas
·
memberikan
ruang bagi guru berefleksi pada saat analisis hasil data observasi dan melalui
percakapan coaching, sehingga guru dapat menemukan sendiri area pengembangan
selanjutnya.
·
Sebelumnya