Contoh soal dan jawaban Esai PPG Prajabatn - Bagian E

 

E. Ceritakan salah satu pengalaman Anda saat mengembangkan kemampuan dan keterampilan dari orang lain (contoh : anak didik, rekan sejawat, anggota komunitas/organisasi).



E1. Seperti apa situasi pada saat itu? Siapa yang Anda kembangkan? Mengapa pengembangan itu diperlukan?

"Pada saat itu, situasinya adalah di dalam kelas yang saya ajarkan di sekolah dasar. Saya sedang berfokus pada pengembangan keterampilan presentasi dan komunikasi para siswa di kelas tersebut. Siswa-siswa ini berada di berbagai tingkatan pemahaman akademis dan memiliki latar belakang budaya yang beragam."

 

"Saya memilih untuk mengembangkan siswa-siswa di kelas saya karena saya melihat adanya potensi yang besar untuk membantu mereka mengatasi ketidaknyamanan dalam berbicara di depan umum. Banyak dari mereka merasa canggung dan gugup ketika diminta untuk berbicara di depan kelas, dan beberapa dari mereka juga kesulitan dalam merangkai argumen dan ide secara terstruktur."

 

"Pengembangan keterampilan presentasi dan komunikasi diperlukan karena memiliki dampak yang luas dalam pembelajaran dan perkembangan pribadi siswa. Keterampilan ini tidak hanya bermanfaat dalam situasi akademis, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Siswa yang mampu berbicara dengan percaya diri dan menyampaikan ide dengan jelas akan memiliki keunggulan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari presentasi kelas hingga interaksi sosial dan masa depan karir."

 

"Selain itu, dalam dunia yang semakin terhubung dan global seperti sekarang, kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif menjadi sangat penting. Siswa yang bisa berbicara dengan jelas dan mengartikulasikan ide-ide mereka dengan baik akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan."

 

"Oleh karena itu, saya merasa penting untuk mengembangkan keterampilan presentasi dan komunikasi siswa-siswa ini. Tujuannya adalah untuk memberi mereka alat yang dibutuhkan untuk merasa percaya diri dalam berbicara di depan umum, mengorganisir ide dengan baik, dan menyampaikan pesan mereka dengan efektif. Dengan demikian, pengembangan ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam pembelajaran dan kehidupan siswa."

 

E2. Apa yang menjadi fokus pada pengembangan? Bagaimana cara Anda membangun kesepakatan untuk mencapai hasil yang diharapkan?

"Fokus utama pada pengembangan adalah meningkatkan keterampilan presentasi dan komunikasi siswa di kelas saya. Saya ingin membantu mereka merasa lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum, mengorganisir ide dengan baik, dan menyampaikan pesan mereka dengan jelas. Dengan fokus ini, saya berharap dapat memberikan mereka alat yang berguna tidak hanya dalam pembelajaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari."

 

"Untuk membangun kesepakatan dan mencapai hasil yang diharapkan, saya menggunakan pendekatan berikut:"

 

1. Diskusi Kelas: Saya memulai dengan membuka diskusi dengan siswa tentang pentingnya keterampilan presentasi dan komunikasi. Saya berbicara tentang manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari dan mengapa ini adalah keterampilan yang berharga untuk dikembangkan.

 

2. Mengidentifikasi Tujuan Bersama: Saya mengajak siswa untuk bersama-sama mengidentifikasi tujuan yang ingin dicapai dalam pengembangan ini. Kami menciptakan daftar tujuan yang spesifik dan terukur, seperti merasa lebih nyaman berbicara di depan kelas, merancang presentasi yang terstruktur, dan menggunakan teknik berbicara yang efektif.

 

3. Menjelaskan Manfaat: Saya menjelaskan bagaimana pengembangan keterampilan presentasi dan komunikasi ini akan memberi manfaat bagi siswa. Saya menyampaikan bahwa keterampilan ini akan membantu mereka dalam pembelajaran, dalam mengatasi tantangan komunikasi sehari-hari, dan dalam mempersiapkan masa depan karir mereka.

 

4. Menggunakan Contoh Nyata: Saya memberikan contoh nyata tentang bagaimana kemampuan berbicara dengan percaya diri dan menyampaikan ide dengan jelas dapat membantu seseorang dalam berbagai situasi. Saya juga mengajak siswa untuk berbagi pengalaman mereka sendiri tentang tantangan berbicara di depan umum.

 

5. Menciptakan Lingkungan Dukungan: Saya menciptakan lingkungan kelas yang mendukung perkembangan keterampilan ini. Saya menekankan bahwa setiap usaha akan dihargai dan bahwa mereka bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama.

 

6. Memberikan Umpan Balik Terbuka: Selama proses pengembangan, saya memberikan umpan balik terbuka tentang presentasi dan keterampilan komunikasi mereka. Saya menyoroti kekuatan mereka dan memberikan saran untuk perbaikan. Saya memastikan bahwa umpan balik saya konstruktif dan bermaksud untuk membantu mereka tumbuh.

 

"Melalui langkah-langkah ini, kami berhasil membangun kesepakatan tentang tujuan pengembangan dan mengapa keterampilan presentasi dan komunikasi ini penting untuk dikembangkan. Siswa-siswa memahami manfaat yang bisa mereka dapatkan dan merasa termotivasi untuk berpartisipasi dalam pengembangan ini. Mereka merasa dihargai dan mendukung satu sama lain dalam mencapai hasil yang diharapkan."

 

E3. Langkah-langkah apa yang Anda ambil untuk pengembangan tersebut? apa hambatan yang Anda temui dan bagaimana cara mengatasinya?

"Tentu, berikut adalah langkah-langkah yang saya ambil dalam pengembangan keterampilan presentasi dan komunikasi siswa di kelas, serta hambatan yang saya temui dan cara mengatasinya:"

 

Langkah-langkah Pengembangan:

 

1. Workshop Teknik Presentasi: Saya mengadakan workshop kelas tentang teknik presentasi yang efektif. Siswa diajarkan tentang kontak mata, penggunaan bahasa tubuh yang tepat, dan bagaimana merangkai argumen yang koheren.

 

2. Latihan Berbicara di Depan Kelas: Saya memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk berbicara di depan kelas tentang topik yang mereka kuasai. Saya memberikan umpan balik positif dan konstruktif untuk membantu mereka berkembang.

 

3. Proyek Presentasi Kelompok: Saya mengatur proyek presentasi kelompok. Siswa-siswa bekerja dalam kelompok untuk merancang presentasi tentang topik tertentu. Mereka harus berkolaborasi dan menyampaikan presentasi kepada kelas.

 

4. Latihan Individu: Saya memberikan latihan individu kepada siswa yang membutuhkan lebih banyak bimbingan. Saya berbicara dengan mereka tentang kekhawatiran dan memberikan dukungan serta nasihat khusus.

 

Hambatan yang Ditemui dan Cara Mengatasinya:

 

1. Ketidakpercayaan Diri: Beberapa siswa awalnya merasa tidak percaya diri untuk berbicara di depan umum. Untuk mengatasinya, saya memberikan umpan balik positif pada setiap upaya yang mereka lakukan dan menciptakan lingkungan yang mendukung di mana kesalahan dianggap sebagai peluang belajar.

 

2. Kecemasan Panggung: Beberapa siswa mengalami kecemasan panggung yang signifikan. Saya mengadakan sesi diskusi tentang teknik mengatasi kecemasan panggung dan memberikan latihan pernapasan yang dapat membantu meredakan kecemasan.

 

3. Kekurangan Waktu: Waktu kelas yang terbatas bisa menjadi hambatan dalam mengembangkan keterampilan ini. Untuk mengatasi ini, saya merencanakan dengan cermat setiap kegiatan dan berusaha memaksimalkan waktu yang tersedia.

 

4. Perbedaan Tingkat Pemahaman: Siswa-siswa memiliki perbedaan tingkat pemahaman dan keterampilan awal. Untuk mengatasi ini, saya memberikan bimbingan individu dan mengatur kelompok dengan kombinasi siswa yang memiliki kemampuan beragam, sehingga mereka dapat belajar satu sama lain.

 

5. Rasa Takut Gagal: Beberapa siswa takut gagal dalam presentasi di depan umum. Saya mendorong mereka untuk melihat setiap upaya sebagai peluang belajar, dan saya berbagi cerita tentang bagaimana kegagalan bisa menjadi langkah menuju kesuksesan.

 

6. Tantangan Teknologi: Dalam proyek presentasi kelompok, ada tantangan teknologi seperti pengaturan alat presentasi. Saya memastikan bahwa perangkat dan teknologi yang diperlukan siap digunakan sebelum presentasi dimulai.

 

7. Kendala Bahasa: Beberapa siswa mungkin memiliki kendala dalam berbicara bahasa yang baku dan jelas. Saya memberikan latihan khusus tentang pengucapan dan penggunaan kata yang tepat.

 

"Dengan mengatasi hambatan ini melalui bimbingan, umpan balik yang tepat, latihan khusus, dan pendekatan yang mendukung, saya melihat perkembangan yang signifikan dalam keterampilan presentasi dan komunikasi siswa-siswa. Mereka semakin percaya diri dalam berbicara di depan umum, dan mereka mulai menggunakan teknik yang telah mereka pelajari dalam presentasi mereka. Hambatan yang diatasi ini hanya memperkuat tekad kami untuk mengembangkan keterampilan ini dan mencapai hasil yang diharapkan."

 

E4. Bagaimana hasil yang diperoleh dari upaya Anda membantu mereka?

"Upaya saya dalam membantu mengembangkan keterampilan presentasi dan komunikasi siswa telah memberikan hasil yang positif dan bermanfaat. Beberapa hasil yang diperoleh dari upaya tersebut antara lain:"

 

1. Peningkatan Percaya Diri: Siswa-siswa mulai merasa lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum. Mereka tidak lagi merasa canggung atau gugup seperti sebelumnya. Siswa yang awalnya enggan berbicara di depan kelas mulai aktif berpartisipasi dalam sesi presentasi.

 

2. Kemampuan Merangkai Argumen yang Lebih Baik: Siswa-siswa menjadi lebih terampil dalam merangkai argumen dan ide secara terstruktur. Mereka belajar bagaimana menyusun pesan dengan jelas dan koheren, sehingga presentasi mereka lebih mudah dipahami oleh pendengar.

 

3. Penggunaan Teknik Berbicara yang Efektif: Siswa-siswa mulai mengadopsi teknik berbicara yang efektif, seperti penggunaan kontak mata, bahasa tubuh yang mendukung, dan variasi intonasi suara. Hal ini membuat presentasi mereka lebih menarik dan persuasif.

 

4. Kolaborasi dalam Kelompok yang Lebih Baik: Proyek presentasi kelompok membantu siswa belajar berkolaborasi dengan baik. Mereka belajar bekerja bersama, mendengarkan pandangan orang lain, dan menyusun presentasi yang koheren sebagai tim.

 

5. Kesadaran akan Pentingnya Komunikasi Efektif: Siswa-siswa mulai memahami betapa pentingnya keterampilan komunikasi efektif dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka menyadari bahwa kemampuan berbicara dengan percaya diri dapat membuka peluang baru dan membantu mereka mengatasi tantangan.

 

6. Pengembangan Karakter dan Kepercayaan Diri: Dengan berhasil mengatasi hambatan dan berkembang dalam keterampilan presentasi, siswa-siswa merasa lebih percaya diri dan bangga atas pencapaian mereka. Ini juga membantu mengembangkan karakter yang tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

 

7. Peningkatan Interaksi Sosial: Siswa-siswa yang lebih percaya diri dalam berbicara mulai lebih aktif dalam interaksi sosial di luar kelas. Mereka berbicara dengan teman-teman dan rekan sejawat dengan lebih mudah, yang berdampak positif pada hubungan dan kerja sama mereka.

 

"Hasil-hasil ini tidak hanya mempengaruhi keterampilan siswa dalam presentasi dan komunikasi, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas dalam kehidupan mereka. Siswa-siswa merasa lebih siap menghadapi tantangan akademis dan sosial, dan mereka membawa keterampilan berharga ini ke dalam lingkungan sekitar mereka. Secara keseluruhan, upaya saya dalam membantu mereka mengembangkan keterampilan presentasi dan komunikasi telah membawa perubahan positif yang signifikan dalam perkembangan pribadi dan akademis mereka."

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url